Posted by: Indonesian Children | December 12, 2009

Pragmatis, Suatu Penggunaan Bahasa Sosial

Pragmatis, Suatu Penggunaan Bahasa Sosial

dr Widodo Judarwanto SpA

Suatu saat ibu Lince, sedang bertamu ke rumah teman bersama Dito anak semata wayangnya yang berusia 7 tahun.  Saat di depan pintu dengan jelas dan keras si Dito berkata, wuih, maa.. Rumah ini bau dan jorok, bener, yaa !. Jelas saja muka Lince jadi merah padam menahan malu atas perkataan si anak. Namun, sebenarnya mungkin  harus dimaklumi bahwa  si Dito mungkin tidak tahu bagaimana menggunakan bahasa dengan tepat dalam situasi sosial. Anak tersebut sebenarnya  tidak bermaksud dan berpikiran  buruk atau jelek terhadap orang lain. 

Seorang individu mungkin mengatakan kata-kata yang jelas dan menggunakan panjang, kalimat-kalimat kompleks dengan tata bahasa yang benar, tetapi masih memiliki masalah komunikasi – jika dia tidak menguasai aturan-aturan bahasa sosial dikenal sebagai pragmatis. Orang dewasa mungkin juga memiliki kesulitan dengan pragmatis, misalnya, sebagai akibat dari cedera otak atau stroke.

Pragmatik melibatkan tiga keterampilan komunikasi utama:

  • Menggunakan bahasa (Using language )untuk berbagai tujuan, seperti
    salam (e.g., halo, selamat tinggal)
    memberitahukan (e.g., aku akan mendapatkan cookie)
    menuntut (e.g., Give me a cookie)
    menjanjikan (e.g., aku akan membuat Anda cookie)
    diminta (e.g., aku mau beli kue, silahkan)
  • Mengubah bahasa ( Changing language) sesuai dengan kebutuhan pendengar atau situasi, seperti
    berbicara berbeda terhadap bayi daripada orang dewasa
    memberikan informasi latar belakang pendengar asing
    berbicara secara berbeda di dalam sebuah kelas daripada di tempat bermain
  • Mengikuti aturan (Following rules) untuk percakapan dan bercerita, seperti
    bergantian dalam percakapan
    memperkenalkan topik pembicaraan
    tinggal di topik
    mengulang ketika disalahpahami
    bagaimana menggunakan sinyal verbal dan nonverbal
    seberapa dekat berdiri kepada seseorang ketika berbicara
    bagaimana menggunakan ekspresi wajah dan kontak mata

Aturan ini dapat bervariasi di antara budaya dan dalam budaya. Penting untuk memahami aturan-aturan mitra komunikasi.

Seorang individu dengan masalah-masalah pragmatis dapat:

  • mengatakan pantas atau tidak terkait hal selama percakapan
  • kirim cerita dalam cara yang tidak teratur
  • memiliki sedikit variasi dalam penggunaan bahasa

Adalah wajar bagi anak-anak untuk memiliki masalah pragmatis hanya dalam beberapa situasi. Namun, jika masalah dalam penggunaan bahasa sosial sering terjadi dan tampaknya tidak pantas mengingat usia anak, gangguan yang pragmatis mungkin ada. Gangguan pragmatis sering hidup berdampingan dengan masalah bahasa lain, seperti pengembangan kosakata atau tata bahasa. Masalah-masalah pragmatis dapat menurunkan penerimaan sosial. Dalam terapi tertentu dapat menghindari percakapan dengan seorang individu dengan kelainan yang pragmatis.

Supported  by

CHILDREN SPEECH CLINIC

Yudhasmara Foundation

Office ; JL Taman Bendungan Asahan 5 Jakarta Indonesia 10210

phone : 62(021) 70081995 – 5703646

email : judarwanto@gmail.com,

https://speechclinic.wordpress.com/

Clinic and Editor in Chief :

Dr WIDODO JUDARWANTO

email : judarwanto@gmail.com

curriculum vitae

 

 

Copyright © 2009, Children Speech Clinic  Information Education Network. All rights reserved


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: