Mengapa Anak laki-Laki Lebih Mudah Terjadi Keterlambatan Bicara ?
Anak dengan jenis kelamin laki-laki lebih rentan terhadap keterlambatan perkembangan bahasa dibanding anak perempuan. Secara teori hormon estrogen sebagai hormon sexual pada anak perempuan sangat berperan selama perkembangan otak, dimana hormon estrogen ini mempercepat proses myelinisasi serabut syaraf otak.
Data Gurian and Stevens (2005) dalam Vesna Nikolic (2008) menyatakan bahwa 80% masalah kedisiplinan pada anak dilakukan oleh anak laki-laki, 70% anak yang terdiagnosis gangguan belajar adalah anak laki-laki dan 80% anak laki-laki dari tahun ke tahun, berada separuh di belakang anak perempuan untuk ketrampilan matematika dan membacanya.
Guardian dan Stevens menjelaskan bahwa terdapat beberapa perbedaan antara otak anak laki-laki dengan anak perempuan :
- Pada anak laki-laki lebih banyak dopamin di aliran darahnya, sehingga meningkatkan risiko perilaku impulsif, dampaknya anak laki-laki kurang mampu belajar dengan duduk tenang, mereka memerlukan aktivitas fisik untuk mengembangkan otak mereka, dan lebih cendrung membuat keputusan yang impulsif.
- Amigdala (pusat marah dan agresi) pada anak laki-laki secara signifikan memiliki volume lebih tinggi, akibatnya anak laki-laki cendrung bereaksi dari pada memberi respon, sehingga dikatakan lebih berisiko memiliki masalah-masalah kedisiplinan.
- Pada anak laki-laki juga ter-setting untuk recharge diantara tugas-tugasnya, anak perempuan lebih mampu mempertahankan konsentrasi, meskipun dalam keadan istirahat otak mereka masih tetap aktif. Corpus callosum (serabut penghubung antara hemispaer kiri dan kanan) juga memiliki ukuran yang berbeda dibanding anak perempuan, sehingga anak perempuan dapat menjalani berbagai tugas-tugasnya dengan lebih baik, sementara anak laki-laki lebih fokus pada suatu aktivitas pada saat itu saja.
- Anak perempuan memiliki neuronal connections yang lebih kuat di lobus temporalnya sehingga mereka dapat berperan sebagai pendengar yang lebih baik sementara anak laki-laki lebih sedikit menangkap stimuli yang berkenaan dengan suara di sekitar mereka, khususnya saat di sampaikan melalui kata-kata.
Daftar Pustaka
- Data Gurian and Stevens (2005) dalam Vesna Nikolic (2008), Fascinated by the Brain (November 2008) DPCDSB, vesna.nikolic@dpcdsb.org
Supported By

CHILDREN SPEECH CLINIC
CLINIC FOR CHILDREN Yudhasmara Foundation
Office ; JL Taman Bendungan Asahan 5 Jakarta Indonesia 10210 phone : 62(021) 70081995 – 5703646 email : judarwanto@gmail.com, http://childrenclinic.wordpress.com/
Clinic and Editor in Chief :
Dr WIDODO JUDARWANTO
phone : 62(021) 70081995 – 62(021) 5703646, mobile : 0817171764
email : judarwanto@gmail.com
curriculum vitae
Copyright © 2010, Children Speech Clinic Information Education Network. All rights reserved





